![]() |
| Merlion Park |
Singapura sebagai negara kecil sangat dikenal oleh banyak negara dunia. Besar negara ini tidak lebih dari luas wilayah Jakarta - Depok tapi pengaruhnya di kawasan Asia Tenggara khususnya sangat diperhitungkan. Siapa sangka negara kecil ini dulu juga miskin, sudahlah miskin sumber daya alam, penduduknya tidak berpendidikan, dan sebagaimana negara baru merdeka pada umumnya. Singapura ternyata pernah menjadi bagian dari negara Malaysia. Sejarah yang tidak dilupakan oleh warganya hingga keinginan mereka untuk berpisah menjadi negara utuh yang merdeka. Ada sebuah julukan unik miskinnya negeri ini dahulu, dikenal negara kota tanpa masa depan.
Dekade waktu berjalan, Singapura tidak kehilangan akal melihat miniminya sumber daya alam mereka. Pemimpinnya sangat memahami kemajuan negerinya tidak terikat oleh kekayaan alam tapi letaknya yang strategis mampu menjadi jembatan distribusi logistik dunia. Keseriusan mereka terbukti dengan membangun pelabuhan kapal logistik yang kian sukses hingga menjadi salah satu pelabuhan terbesar di dunia. Tidak berhenti di sana, Singapura juga menguatkan tekad mereka menjadi negara kecil penghubung ekonomi dunia dengan membangun bandara internasional yang dikenal dengan changi airport, kini bandara ini mengudara menjadi bandara terbaik dunia versi syktrax.
Kecerdasan Singapura melihat potensi negaranya mengingatkan kita bahwa harta termahal bukanlah semata-mata kekayaan material tapi visi, inovasi, keberanian bertindak adalah nilai mahal yang tak terlihat mata tapi mendasar dalam berbagai perubahan. Kini Singapura telah menjadi pusat dari berbagai perusahaan global. Percaturan mereka dalam kemajuan negaranya mengingatkan kita pentingnya kesadaran memiliki Smart Mentality. Mental cerdas yang membuka jurang kemiskinan menjadi potensi kekayaan luar biasa.

MasyaAllah keren tulisannya
BalasHapus